aqua

GPK Jabar Soroti Kenaikan BPJS, Perkuat Atau Bubarkan

Lantas bagaimana pengaruh subsidi negara selama ini terhadap jaminan kesehatan nasional

Diskusi online Gerakan Pemuda Kesehatan (GPK) Jawa Barat tentang tentang Analisis Putusa MA dan Perpres tentang kenaikan BPJS pada Minggu, (17/5/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Dalam diskusi online Gerakan Pemuda Kesehatan (GPK) Jawa Barat menyoroti Putusan MA dan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kebijakan kenaikan BPJS. Diskusi tersebut menghadirkan Staf Ahli dari DPD RI yang dikuti sekitas 65 peserta se-Jabar.

Staf Ahli DPD RI Komite 3, Bubun Bunyamin mengatakan, saat ini hanya ada 2 pilihan untuk BPJS yakni diperkuat atau dibubarkan. Pasalnya, dalam amanat konstitusi pasal 28. H yang menjelaskan bahwa jaminan kesehatan warga negara merupakan kewajiban negara.

Baca Juga:

Ketua DPR Pertanyakan Penonaktifan 5,2 Juta Peserta PBJ JKN-KIS

BPJS Kesehatan Mencatat 300 Ribu Peserta di Cianjur Menunggak Pembayaran



"Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan," kata Bubun dalam keterangan yang diterima jabarnews.com, Senin (18/5/2020).

Artinya, lanjut dia, pemerintah menjamin kesehatan rakyat dari hulu sampai hilir, mulai dari pencegahan hingga pengobatan. Saat ini, uangkap Bubun, pemerintah tidak hanya fokus pada urusan anggaran pengobatan, namun juga pencegahan sebagai upaya prepentif tidak dilakukan, jika banyak yang sehat BPJS tidak kedodoran defisit anggaran.

"Melemahnya BPJS dalam menjamin kesehatan nasional, defisit BPJS secara nasional sudah mencapai 28 trilyun, lantas bagaimana pengaruh subsidi negara selama ini terhadap jaminan kesehatan nasional," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : GPK JAbar Kenaikan BPJS BPJS Jaminan Kesehatan DPD RI Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Tiga RSUD Atasi Klaim BPJS Dengan Pinjam Bank

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi