aqua

Soal Shalat Idul Fitri, Ini Rekomendasi dari Pemprov Jabar

Sejauh ini di Jabar terjadi penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga 50 persen

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar merekomendasikan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah. Pelaksanaan salat Idul Fitri hendaknya dijalani dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat demi kemaslahatan umat Islam.

Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar M. Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan keputusan itu merujuk hasil evaluasi PSBB Jabar yang berlangsung mulai Rabu (6/5/2020) dan akan berakhir pada Rabu (20/5/2020).

Baca Juga:

Masuk Zona Merah Covid-19, Purwakarta Kekurangan Ruang Isolasi

13 Warga Cimahi Positif Covid-19, Setelah Ikut Kegiatan Keagamaan



Dari hasil evaluasi secara ilmiah, ia menegaskan bahwa Pemprov Jabar merekomendasikan agar Shalat Idulfitri 1441 Hijriah diselenggarakan di rumah masing-masing.

"Shalat Idul Fitri tidak dilakukan di tempat kerumunan, tempat umum, mengacu kepada level kewaspadaan di 27 kabupaten/kota," ujarnya.

Kang Emil berujar keberhasilan PSBB Jabar dalam menekan COVID-19 sejauh ini ditunjukkan dari penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga 50 persen, penurunan jumlah pasien di rumah sakit hingga 50 persen, serta hanya 30 persen dari total kapasitas kasur atau fasilitas di Jabar yang digunakan untuk merawat pasien.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Virus Corona Covid-19 Ridwan Kamil Zona Merah Penyebaran Corona Rapid Test Massal Shalat Idul Fitri Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal berita Hiperlokal

berita terkait

SPSI Jabar Minta Ridwan Kamil Revisi SK UMK Cianjur

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi