aqua

Korupsi Di Tengah Bencana Selalu Direncanakan, Menurut Anda?

Bisa timbul karena rendahnya transparansi.

Warga mengantre penyaluran bansos tunai Kemensos, dan tidak mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dengan mengantre tanpa jaga jarak. (Foto: Antara)

JABARNEWS | JAKARTA - Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan korupsi di tengah bencana adalah korupsi yang direncanakan.

“Tidak ada orang korupsi di tengah bencana sekadar untuk mencari kesempatan. Rata-rata selalu direncanakan,” kata Feri dalam telekonferensi, Senin (18/5/2020).

Baca Juga:

BPBD Sebut 20 Kecamatan Di Kuningan Masuk Daftar Zona Bencana Alam

Tanggap Bencana, Bupati Minta Pejabat Jangan Matikan Handphone



Feri mengatakan, korupsi di tengah bencana lebih mudah dilakukan. Sebab, uang di depan mata, jumlahnya banyak, dan tidak banyak orang memperhatikan. Di sisi lain, korupsi di tengah bencana bisa terjadi karena pemerintah lemah.

Menurut Feri, tidak ada aturan khusus mencegah korupsi saat bencana. Akibatnya, terlihat bahwa bantuan untuk korban bencana tidak tepat sasaran.

Selain itu, korupsi di tengah bencana juga timbul karena rendahnya transparansi. Meski demikian, Feri menilai masih ada alternatif yang dapat diambil untuk mengoreksi kebijakan pemerintah, yaitu melalui media sosial.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Korupsi Bencana Direncanakan Pusat Studi Konstitusi Pusako Universitas Andalas Bansos Bantuan Sosial Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi