Perketat Mudik, Kemenhub: Sanksi Maksimal Denda Rp100 Juta

Kemenhub telah menyiapkan tiga fase antisipasi terkait mengamankan arus transportasi.

Ilustrasi. Pemeriksaan terhadap kendaraan untuk mencegah mudik . (Foto: Net)

Untuk fase kedua akan diberlakulan ketika puncak Lebaran, yakni pada 23 dan 24 Mei. Langkah antisipasinya hampir sama dengan fase pertama, yang membedakannya hanya penambahan pengetatan di dalam wilayah Jabodetabek.

Pihaknya bersama institusi terkait akan fokus menjaga arus lalu lintas di kawasan Jabodetabek dan melakukan penyekatan perjalanan jarak pendek yakni Jakarta-Cirebon, Jakarta-Kuningan, dan Jakarta-Bandung.

Baca Juga:

Soal Pencegahan Covid-19 di Sekolah, Begini Kata Emil

Mulai 9 Maret, Truk ODOL di Jalur Priok-Bandung Akan Ditindak Tegas



“DKI sudah melakukan pengetatan terhadap keluar masuknya orang, termasuk juga larangan mudik ke Jakarta di saat Lebaran, mudik lokal lah istilahnya. Ini nanti akan ada tindakan tegas penyekatan perjalanan jarak pendek. Kendaraan yang memaksa mudik akan dikeluarkan di kilometer 31,” terangnya.

Fase ketiga akan dilakukan pasca Lebaran, yang akan dilakukan adalah penguatan personel untuk penyekatan lalu lintas keluar dan masuk Jabodetabek. Kendaaraan yang masuk akan disemprot disinfektan.

“Dilakukan bersama instansi lain. Polisi, Dishub, dan Satpol-PP, serta TNI dan Dinas Kesehatan Kemenkes, dan Jasa Marga,” tambahnya
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kemenhub Arus Lalulintas Mudik Pencegahan Covid-19 Arus Transportasi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Penandatanganan PSO, Kemenhub Minta Layanan Publik Ditingkatkan

Diskon Dihapus Kemenhub, Driver Online Khawatir

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi