aqua

Waspada Isu Radikalisme di Tengah Pandemi Covid-19, Simak Ini

Radikalisme pada tahun 2019 di Jawa Barat berdasarkan survey BNPT mengalami penurunan sebesar 33,87 poin

Wakil Rektor I Universitas Majalengka, DR Diding Badjuri. (Foto: Net)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Masyarakat diminta tetap waspada dengan aksi radikalisme dan terorisme di tengah proses upaya pencegahan wabah virus corona atau Covid-19.

Kebijakan komprehensif pemerintah nampaknya masih menuai kritik bahkan resistensi dari berbagai elemen masyarakat yang cenderung menuntut pemerintah lebih tegas dalam menyikapi ancaman serius lain, yaitu radikalisme.

Baca Juga:

Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Al Ihsan Buka Posko Coronavirus

Korban Tewas Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 52 Orang



Dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan beralihnya fokus aparat keamanan sangat berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok kepentingan anti pemerintah untuk memperburuk situasi dan kondisi.

Wakil Rektor I Universitas Majalengka, DR Diding Badjuri mengatakan kesibukan bangsa menangani Covid-19 dijadikan peluang bagi gerakan radikalisme membangun dan memperkuat sentimen negatif atau ketidakpercayaan publik kepada pemerintah, serta menebar berita-berita hoaks terkait kegagalan negara dalam penanganan Covid-19.

"Ditengah pandemi Covid-19 perlu melakukan deteksi dini, pencegahan dini agar suasana mantap ditengah masyarakat dapat tetap terbangun dengan baik, termasuk dengan mewaspadai berbagai ancaman, gangguan dan tantangan terhadap kondusivifitas baik radikalisme maupun lainnya ditengah masyarakat," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Aksi Radikalisme Virus Corona Pandemi Covid-19 Kebijakan Komprehensif Pemerintah Universitas Majalengka Dr Diding Badjuri Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Berada di Garis Depan Wabah Virus Corona, Dokter Ini Meninggal

Viral Video Warga Berjatuhan Diduga Kena Virus Corona

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 41

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi