aqua

Butuh Bantuan Pemerintah Tapi Belum Terdata Bagaimana Nasib Guru Honorer?

Guru honorer diwajibkan untuk terdaftar di Dapodik jika ingin mendapat bantuan pemerintah

Bansos dai Pemprov Jabar. (Foto: Net)

JABARNEWS | GARUT - Pememerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalokasikan anggaran untuk membantu meringankan beban kebutuhan hidup para guru honorer yang terdampak COVID-19. Pemkab Garut mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk membantu para guru honorer tingkat SD dan SMP di Garut yang terdampak COVID-19.

Namun sayang, banyak guru honorer di Garut, Jawa Barat, tidak terdata sebagai penerima bantuan pemerintah yang dialokasikan dari APBD setempat karena tidak masuk dalam daftar pokok pendidikan (Dapodik).

Baca Juga:

Pemkab Garut Alokasikan Rp. 700 Juta Untuk Transportasi Haji

Satpol PP: Tidak Akan Ada Negosiasi Penertiban PKL di Kota Garut



"Akibat syarat yang ditentukan itu, banyak guru honorer yang tidak masuk Dapodik tidak mendapat bantuan," kata Ketua APSI Kabupaten Garut Sony MS kepada wartawan di Garut, Rabu (20/5/2020).

Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Garut mencatat, bantuan tersebut tidak bisa diserap oleh semua guru honorer, Pemkab Garut menentukan syarat bagi guru honorer yang sudah masuk dalam Dapodik dan tidak menerima sertifikasi.

"Para guru honorer banyak juga yang belum dikasih honor selama pandemi ini, terus sekarang tidak mendapat bantuan," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemkab Garut Terdampak Covid-19 Daftar Pokok Pendidikan Dapodik APSI Kabupaten Garut Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pemkab Garut Tetapkan Siaga Kekeringan

Ada Tim Reaksi Cepat Tangani Dampak Kemarau di Garut

CJH Garut Terbagi Lima Kloter

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi