aqua

Bagaimana Mau Lawan Corona, PSBB Malah Amburadul

Penutupan jalan diberbagai titik oleh Pemkot Tasikmalaya, justru malah menimbulkan kemacetan dan penumpukan kendaraan, sehingga dapat memicu kerumunan orang,

Keramaian saat PSBB Tasikmalaya. (Foto: Tny/Jabarnews)

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Pengamat kebijakan Pemerintah Kota Tasik dan sekaligus Dosen STISIP Tasikmalaya, Endri Herlambang, S.IP,. M.Pd menyebut bahwa aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya terkesan amburadul.

Menurut Endri Herlambang, S.IP,. M.Pd, kebijakan PSBB dan blokade jalan yang diterapkan oleh Walikota Tasikmalaya dinilai tidak memberikan standar yang jelas.

Baca Juga:

Pedagang Pasar Cikurubuk Mengeluh, Ini Aduannya

Namanya Dicatut Oleh Pelanggar PSBB, Bima Arya Beri Tanggapan Ini



"Dikarenakan indikator yang tidak jelas, sehingga menimbulkan banyaknya kemunculan multi persepsi dikalangan masyarakat maupun pengguna Jalan," ujarnya kepada Jabarnews.com, Kamis (21/5/2020).

Endri mengatakan, dengan adanya penutupan jalan diberbagai titik oleh Pemkot Tasikmalaya, justru malah menimbulkan kemacetan dan penumpukan kendaraan, sehingga dapat memicu kerumunan orang, dan akhirnya penerapan aturan social distancing dan physical distancing untuk menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19) itu seakan sia-sia.

"Disamping itu dengan adanya aturan PSBB versi Walikota Tasik itu, akhirnya banyak masyarakat yang meniru-niru dengan menutup Jalan Umum yang melewati wilayah kompleknya atau jalan-jalan kecil, nah ini justru malah menambah repot pengguna jalan," bebernya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PSBB Tasikmalaya PSBB Amburadul Stisip Tasikmalaya Virus Corona pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Bukan Lelucon, Perusahaan Ini Memproduksi Masker dari Bra

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi