aqua

Warga Harus Tetap Waspada, OTG Berkeliaran di Tempat Keramaian

Kini Kota Sukabumi statusnya sudah turun menjadi zona biru yang awalnya zona kuning

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. (Foto: Net)

JABARNEWS | SUKABUMI - Orang tanpa gejala (OTG) positif Covid-19 kemungkinan banyak berkeliaran di tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan dan lainnya, yang berpotensi menularkan virus tersebut kepada orang lain. Bahkan, mereka bisa beraktivitas seperti biasa layaknya orang tidak membawa virus.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan pihaknya mengantisipasi adanya warga yang tertular COVID-19, apalagi seperti diketahui hampir seluruh pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi dalam beberapa hari terakhir menjelang Idul Fitri 1441 H, terjadi peningkatan kepadatan di tempat perbelanjaan, baik pertokoan hingga pasar tradisional.

Baca Juga:

Kemenag Purwakarta Minta Masyarakat Tenang Soal Penghentian Umrah

Umroh Ditunda Karena Covid-19, Wali Kota Bandung: Jamaah Harus Sabar



"Maka dari itu, kami kembali melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test COVID-19 kepada pengunjung, pelayan, pengelola dan pemilik tempat perbelanjaan untuk mengetahui apakah hasilnya reaktif atau tidak," jelasnya

Jika ditemukan adanya yang reaktif, katanya, maka akan langsung ditindaklanjuti, seperti memberikan edukasi dan mewajibkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari dan menjalani pemeriksaan swab untuk memastikan apakah benar terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Di sisi lain, meskipun Kota Sukabumi statusnya sudah turun menjadi zona biru yang awalnya zona kuning, namun Pemkot Sukabumi tetap meningkatkan jaga jarak fisik, untuk meminimalkan penularan, apalagi di tempat keramaian yang tidak menutup kemungkinan ada yang positif, tapi tidak bergejala atau OTG.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Walikota Sukabumi Achmad Fahmi Covid-19 Pandemi Corona Orang Tanpa Gejala Pemkot Sukabumi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Waduh! Wakil Menkes Ini Dinyatakan Positif Idap Covid-19

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi