aqua

Menteri Desa: Tidak Ditemukan Fakta Pemotongan BLT Dana Desa Termasuk Purwakarta

Mitra Kemendes PDTT yakni relawan desa lawan COVID-19 juga akan mengawasi mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan BLT Dana Desa.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Kemendesa.go.id)

JABARNEWS | BANDUNG - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, muncul isu pemotongan nilai bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa oleh beberapa desa, salah satunya di Purwakarta. Padahal, bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyakarat dalam kondisi sulit saat ini.

Menanggapi hal ini, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, berdasarkan pengecekan dan pendalaman di lapangan, belum ditemukan adanya pelanggaran tersebut.

Baca Juga:

Menteri Eko: Dana Desa Atasi Ketimpangan Ekonomi

Dirjen PPMD Ajak Semua Pihak Perkuat Ketahanan Dan Tata Kelola Pembangunan Desa



"Dari setiap laporan yang ada selalu kami lakukan konfirmasi pengecekan dan seterusnya. Alhamdulillah dari pendalaman terhadap berbagai infomasi maupun laporan, kami belum bisa menemukan fakta," katanya, dalam video conference bersama wartawan Jumat (22/5/2020) dilansir dari laman voi.id.

Abdul Halim percaya pemotongan BLT Dana Desa tidak terjadi. Sebab, warga desa memiliki sifat gotong royong yang tinggi antar sesama warga. Selain itu, kata dia, pengawasan terhadap dana desa ini juga ketat dan transparan.

"Kami sangat yakin dan berbaik sangka bahwa warga masyakarat desa memiliki sense of crisis tinggi karena sama-sama hidup di desa. Warga masyakarat memiliki sifat gotong royong yang juga cukup tinggi," tuturnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Tanggapan Menteri Desa BLT Dana Desa Mitra Kemendes PDTT Penyaluran BLT Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi