aqua

Tak Beroperasi Angkut Penumpang, Organda Garut: Kalau Nombok Buat Apa

Pembatasan mengangkut penumpang itu, selama ini tidak diimbangi dengan penyesuaian tarif angkutan.

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | GARUT - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Garut, Yudi Nurcahyadi menjelaskan terkait banyak pengusaha angkutan memilih tidak beroperasi mengangkut penumpang menjelang hari raya Lebaran.

Yudi mengatakan bahwa biaya operasional tidak akan tertutupi oleh jumlah penumpang yang saat ini diberlakukan pembatasan penumpang di tengan wabah COVID-19.

Baca Juga:

Jadi Buronan Kasus Penganiayaan, Anggota Geng Motor Diringkus Polisi

Terdampak Kekeringan, Lahan Pertanian di Garut Mulai Dilanda Kekeringan



"Kondisinya seperti itu (tidak beroperasi), operasional juga kalau nombok buat apa," ujar Yudi Nurcahyadi kepada wartawan di Garut, Sabtu (23/05/2020).

Ia menuturkan, kondisi usaha angkutan umum di Garut sudah memprihatinkan dengan adanya aturan pembatasan jumlah penumpang karena adanya darurat wabah COVID-19.

Namun aturan pembatasan mengangkut penumpang itu, kata dia, selama ini tidak diimbangi dengan penyesuaian tarif angkutan yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Angkutan Umum Garut Organisasi Angkutan Darat Kabupaten Garut Pengusaha Ngkutan umum Jelang Idulfitri Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Penyebar Paham Sensen Presiden Indonesia Tidak Gila

Dua Kecelakaan Beruntun Terjadi di Garut Dalam Sehari

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi