Info Penting untuk Ojol dan ASN Soal Aturan New Normal

Poin krusial yang menjadi kesalahpahaman sebenarnya tidak menjadi kewenangan Mendagri.

Ilustrasi- Ojek Online (Foto: CNBC Indonesia)

JABARNEWS | BANDUNG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya merevisi aturan atau pedoman tatanan baru atau new normal bagi aparatur sipil negara (ASN). Aturan ini sebelumnya dianggap larangan menggunakan transportasi ojek online (ojol).

Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, sebelumnya, dalam aturan tata laksana new normal, ada poin bagi ASN agar berhati-hati dalam menggunakan transportasi umum, termasuk transportasi online seperti ojek.

Baca Juga:

Tanggapan Ojol Purwakarta Terkait Pembatasan Akses Masuk Mapolres

Gojek Hadirkan Pelatihan Kelas Dunia Untuk Para Mitra



Aturan terbaru itu tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-842 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Daripada dimultitafsirkan oleh publik secara luas, atas saran dan petunjuk arahan bapak Mendagri [Tito Karnavian] kita lakukan revisi Kepmendagri itu,” ujar Hudori dalam siaran pers, Minggu (31/5/2020).

Sebelum direvisi, aturan ini mengesankan bahwa ASN dilarang naik ojek pada masa new normal atau kenormalan baru. Tak hanya itu, ojek juga dikabarkan dilarang beroperasi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pengemudi Ojol Ojek Online Aturan New Normal Kementerian Dalam Negeri Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Anggota Polisi Polres Bogor Dimutasi Usai Tendang Ojol

Komplotan Begal Beraksi di Cianjur, Satu Remaja Dibacok

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi