aqua

Gelombang Tinggi Menerjang Beberapa Hari Terakhir, Ternyata Karena Ini

Laksamana Muda Harjo menjelaskan bahwa siklon tropis yang belakangan lebih sering terjadi, karena pemanasan global (global warming)

Ilustrasi. (Foto: Net)

Siklon tropis dengan kecepatan hingga 50 knot ini masih mempertahankan kekuatannya saat mencapai pantai barat Sumatera hingga 25-30 knot. Pada 20 Mei 2020 gelombang akibat Siklon ini menimbulkan tinggi gelombang hingga 7 meter dan di pantai barat Sumatera mencapai 5 meter.

"Sementara pada periode yang sama, Topan Mangga yang terbentuk pada area sebelah tenggara dari awal kemunculan Topan Amphan atau di Barat Daya Bengkulu, siklon tropis ini bergerak ke arah Timur-Tenggara dan meluruh di daratan Australia," ujar perwira tinggi AL bintang dua ini.

Baca Juga:

Gus Menteri: Tiga Langkah Dilakukan Kemendes PDTT Untuk Desa Berbudaya

[INFOGRAFIS] Ternyata Ini Manfaat Cuci Tangan di Masa Pandemi Covid-19



Kecepatan angin yang ditimbulkan mencapai 30-40 knot serta membangkitkan gelombang laut 5 - 6 meter, di pesisir selatan Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.

Laksamana Muda Harjo menjelaskan bahwa siklon tropis yang belakangan lebih sering terjadi, karena pemanasan global (global warming) menyebabkan suhu muka air laut yang tidak merata. Jika ada tekanan rendah, akan menjadi titik energi angin berkumpul dari kawasan bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah yang menyebabkan topan, karena kekuatan energi tidak sama, menyebabkan topan itu bergerak.

Ia pun menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan fenomena alam ini. Hanya saja, dalam situasi pasang tinggi, warga sekitar pantai hendaknya menjauhi pesisir. Pasang tinggi ini di pantai utara Jawa sering disebut rob, seperti di pesisir Jabodetabek, pesisir Semarang, Jawa Tengah hingga ke Pantai Jepara.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Gelombang Tinggi Laut BMKG Penyebab Gelombang Tinggi Samudra Hindia Pusat Hidrografi Pantai Lembar Lombok Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Lagi, Artis Digiring Polisi karena Kasus Narkoba

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi