Live Stream Bandung 132 TV


Kantor DPRD Jabar Didatangi Aliansi Pedagang se-Kota Bandung, Ini yang Terjadi

Para pedagang mengaku tidak mendapat bantuan pengaman sosial.

Perwakilan para pedagang pasar diterima Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati, Selasa (2/6/2020). (Foto: DPRD Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Aliansi Pedagang Pasar se-Kota Bandung mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (2/5/2020). Mereka ingin membuka kembali pasar yang ditutup sejak tiga bulan yang lalu akibat dampak Covid-19. Sejumlah perwakilan para pedagang pasar tersebut diterima Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati.

Koordinator pedagang pasar Kota Bandung, Rahmat Ari Andi mengungkapkan, kedatangannya ke kantor rakyat mendesak Pemprov Jawa Barat melalui peraturan gubernur Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Wali Kota Bandung supaya menurunkan peraturan terkait pembukaan operasi pasar.

Baca Juga:

Ridwan Kamil: KBB dan Kota Tasik tidak Lagi Zona Merah

Pemprov Jabar Ganti THR Non-ASN dengan Honor Satu Kali Gaji



"Utamanya kami mendesak pemerintah membuka kembali pasar. Tentunya dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sebab sudah tiga bulan lebih kami tidak berpendapatan, dan tidak ada solusi apapun dari pemerintah, kasian termasuk para karyawannya," jelasnya.

Bahkan untuk membantu para karyawan seperti di pasar baru itu ada 4.300 kios yang tutup dengan jumlah karyawan sekitar 12.000 karyawan, para pemilik toko berpatungan untuk membantu para karyawan utamanya karyawan yang berasal dari luar daerah yang tidak bisa pulang dan tetap ngekos di Bandung.

"Jangankan bantuan, pendataan pun tidak pernah ada. Para karyawan kita bantu secara swadaya," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pimpinan DPRD Jabar Gubernur Jabar Wali Kota Bandung DPRD Jabar Kantor DPRD Pedagang Kota Bandung Ketua Komisi II Rahmat Hidayat Djati Bantuan Dampak Covid-19 Pemprov Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi