Ada Kabar Baik Dari Menteri Keuangan untuk Tenaga Medis Covid-19, Simak

Kemenkes sedang memverifikasi insentif tenaga medis yang tersebar di 110 rumah sakit dan sejumlah unit pelaksana teknis.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Kemenkeu)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi insentif untuk tenaga medis yang menangani pasien virus Corona (COVID-19) telah dicairkan sebesar Rp 10,45 miliar, jauh lebih rendah dari dana yang dianggarkan pemerintah sebesar Rp 5,6 triliun.

“Sebanyak 1.205 tenaga kerja kesehatan yang di pusat sudah mendapatkan pencairan sebesar Rp 10,450 miliar," kata Sri Mulyani dalam telekonferensi pers usai rapat terbatas di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga:

Buat Hati Sumringah, PPPK Juga Akan Dapat Gaji ke-13 dan 14

Kemenkeu Salurkan Dana Desa Tahap Pertama



Pencairan itu, kata Sri Mulyani, baru diberikan kepada tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, dan Pulau Galang, Kepulauan Riau.

Dia menekankan Kementerian Keuangan sudah mengalokasikan anggaran insentif bagi tenaga medis tersebut. Sedangkan, untuk eksekusi atau pencairan insentif itu, kata dia, berada di ranah Kementerian Kesehatan,

“Ini kan alokasi sudah, jadi setiap itu, eksekusi ada di Kementerian Kesehatan untuk tenaga kerja kesehatan yang pusat,” ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kabar Baik Kementerian Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Tenaga Medis Covid-19 Insentif Tenaga Medis Kemenkes Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Fantastis, Uang Pensiun PNS Bisa Capai Rp 20 Juta per Bulan

Perjalanan Dinas PNS Diperketat. Ini Rinciannya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi