aqua

Kemenag Purwakarta Imbau KBIH Jangan Nekat Berangkatkan Jamaah Haji

Pembatalan keberangkatan haji tahun ini merupakan keputusan pemerintah pusat yang harus diikuti.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, H. Tedi Ahmad Junaedi. (Foto: Dok. JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia membatalkan ibadah haji tahun ini. Keputusan tersebut menyusul kekhawatiran atas Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) yang masih menjadi pandemi di dunia.

Imbasnya, sebanyak 758 calon jamaah haji asal Kabupaten Purwakarta gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Tedi Ahmad Junaedi.

Baca Juga:

Viral, Postingan Lucu di Grup Facebook Info Lowongan Kerja

Wagub Uu Jadi Inspektur Upacara Hari Bakti PU, Sampaikan Pesan Ini



"Pembatalan keberangkatan haji tahun ini merupakan keputusan pemerintah pusat yang harus diikuti. Keputusan ini juga demi kebaikan bersama, karena sebagian besar negara masih mencatatkan kasus Covid-19 yang dikhawatirkan justru semakin menyebar pada jemaah Indonesia," ujarnya saat dihubungi, Rabu (3/6/2020).

Dirinya meminta seluruh calon jamaah haji untuk memahami kondisi tersebut. Sehingga tidak ada kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang masih nekat memberangkatkan jamaahnya.

“Tak boleh ada satu perjalanan misal haji khusus atau furada. Itu akan kena sanksi kalau ketahuan melaksanakan itu,” ujar Tedi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kemenag Purwakarta Kementerian Agama Kepala Kemenag Purwakarta Tedi Ahmad Junaedi Keberangkatan Jamaah Haji Pembatalan Keberangkatan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Ingin Ikut Kontes Ikan Cupang? Begini Tipsnya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi