aqua

Jangan Gegabah, Beberapa Hal Perlu Diketahui Sebelum Refund Dana Haji

Calon nasabah yang membatalkan bisa kehilangan kesempatan atau tidak mendapat prioritas untuk keberangkatan haji pada tahun depan.

Calon Jamaah Haji (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494/2020 Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M. Menurut Menteri Agama bahwa jamaah yang batal berangkat tahun ini akan diberangkatkan haji pada tahun 2021/1441.

Sesuai KMA tersebut juga dinyatakan jika jemaah yang telah melunasi Bipih tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih.

Baca Juga:

Riza Patria dan Anies Baswedan Positif Covid-19, Nasib Roda Pemerintahan Gimana?

Sejumlah Pekerja di Tempat Wisata di Lembang Terkonfirmasi Positif Covid-19



Para calon jemaah haji terutama calon jemaah haji khusus bisa membatalkan pendaftaran hajinya sejalan dengan keputusan pemerintah yang membatalkan haji tahun ini. Namun, calon jemaah sebaiknya tidak buru-buru membatalkan lantaran ada risikonya.

Ketua Umum Asosiasi Serikat Penyelenggaraan Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi mengatakan calon nasabah yang membatalkan hajinya bisa kehilangan kesempatan atau tidak mendapat prioritas untuk keberangkatan haji pada tahun depan.

"Pada dasarnya bahwa apabila memang jemaah ingin membatalkan diri secara total artinya mereka tidak punya kesempatan di tahun yang akan datang atau memasuki prioritas di tahun berikutnya," kata Syam.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Ibadah Haji Haji Batal Kementerian Agama Jamaah Haji Batal Berangkat Virus Corona Pandemi Corona Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi