Live Stream Bandung 132 TV


Masyarakat Pesisir Hati-hati, Ada Pesan Penting Dari BMKG

air laut pasang atau rob diperkirakan akan berlangsung hingga Sabtu 6 Juni

Gelombang tinggi di pesisir pantai. (Foto: Net)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Dalam beberapa hari terakhir ini, cuaca ekstrem hujan lebat dan disertai angin kencang masih sering terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Cuaca ekstrem tersebut bahkan menyebabkan terjadinya berbagai bencana alam seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, banjir bandang dan lain sebagainya.

Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati Ahmad Faa Iziyn mengatakan potensi terjadinya rob disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia termasuk Cirebon dan Indramayu akibat fase bulan purnama.

Baca Juga:

Soal Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan, Rizal Ramli: Sangat Tidak Manusiawi!

Dadang Supriatna Tetapkan Status Tanggap Darurat Jebolnya Tanggul Sungai Cisunggalah



"Potensi gelombang tinggi di laut Jawa dan air laut pasang atau rob diperkirakan akan berlangsung hingga Sabtu 6 Juni," kata Faiz di Majalengka.

Faiz mengatakan di wilayah pantai utara (pantura) Cirebon dan Indramayu, diperkirakan akan terjadi banjir rob hingga Sabtu (6/6), untuk itu warga diimbau mengantisipasinya. Untuk itu, kata Faiz, masyarakat terutama yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir atau pelabuhan diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana rob.

"Terutama untuk daerah-daerah pantai rendah seperti pesisir Cirebon dan Indramayu," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Banjir Rob BMKG Bencana Alam BMKG Stasiun Kertajati Gelombang Tinggi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Puluhan Tahanan di Polres Majalengka Disuntik Vaksin Covid-19

BPSK Keluhkan Kesejahteraan dan Honor, Ini Kata DPRD Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi