Live Stream Bandung 132 TV


Dulu Langka, Kini RI Mau Ekspor Masker dan APD

Bahkan saat ini dalam satu produsen dengan kapasitas 250 ribu potong per bulan.

Produksi APD di Indonesia. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Indonesia sempat direpotkan dengan persediaan kekurangan alat pelindung diri (APD) saat pertama kali pandemi virus Corona menyerang. Berbagai rumah sakit mengalami kekurangan alat pelindung diri (APD). Tetapi, kini kondisinya sudah berubah.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan Pemerintah memanfaatkan momentum pelonggaran lockdown untuk menggenjot ekspor produk Alat Pelindung Diri (APD) masker ke sejumlah negera antara lain, Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat.

Baca Juga:

Ini Bahayanya Jika Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kacang-kacangan

Waspada, Tiga Jenis Penyakit Kulit Ini Bisa Intai Anak Kalian



"Berdasarkan data yang disusun Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan bahwa terjadi surplus produksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanggulangan penyebaran COVID-19 yang diproduksi industri dalam negeri hingga akhir tahun ini," jelasnya. Selasa (9/6/2020).

Data yang disusun kedua kementerian menunjukkan bahwa terjadi surplus produksi sampai dengan Desember 2020 sebesar 1,96 miliar potong untuk masker bedah, 377,7 juta potong masker kain, 13,2 juta potong pakaian bedah (gown/surgical gown), dan 356,6 juta potong pakaian pelindung medis (coverall).

“Untuk itu, pemerintah bersiap untuk turut berkontribusi memenuhi kebutuhan APD di dunia, dengan tetap mengutamakan kebutuhan di dalam negeri,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Alat Pelindung Diri APD Melimpah Ekspor APD Menteri Kesehatan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kasus Covid-19 Meningkat, Uji Coba PTM Kota Bogor Dihentikan

Pelatih Persib: Piala Walikota Solo, Saya Akan Bawa Natshir

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi