aqua

Ini Pengakuan Tersangka Pembunuhan Seorang Janda Di Kabupaten Bandung

Dijerat pasal 338 dan 365 KUPidana dengan hukuman 15 tahun penjara.

Polresta Bandung menggelar konferensi pers kasus pembunuhan seorang janda, Selasa (9/6/2020). (Foto: Polda Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Penyelidikan kasus pembunuhan seorang janda yang ditemukan sudah membusuk di sebuah rumah kontrakan Jalan Kopo Sayati Gang Madkasih RT.04 RW. 05 Desa Sayati Kecematan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (31/5/2020) menemui titik terang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, mengatakan tersangka berinisial M (34) mengaku menghabisi nyawa korban karena merasa sakit hati sering diejek dan dihina. Pelaku menghabisi korban dengan mencekik leher sambil di tekan, muka korban dibekap dengan bantal sambil mencekiknya kurang lebih 30 menit sampai korban tidak bergerak lagi, hingga korban meninggal dunia.

Baca Juga:

Polisi Sosialisasikan 3M Dalam Operasi Yustisi di Majalengka

Ketimpangan Harga Ayam, FKPAM Minta Polda Jabar Bertindak



"Jadi tersangka tega menghilangkan nyawa korban karena sakit hati dengan ucapan korban, kalau laki-laki itu bisanya cuma menyusahkan saja," kata Erlangga dalam keterangan yang diterima, Selasa (9/6/2020).

Lebih lanjut, Erlangga menjelaskan, kasus tindak pidana pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (2/5/2020) sekitar pukul 23.30 WIB. Kemudian, setelah mendapat laporan dari warga setempat Satreskrim Polresta Bandung bersama Dit Reskrim Polda Jabar yang memback up penyelidikan ini, langsung mendatangi TKP.

Diketahui, tersangka M dan korban AC (33) menjalani hubungan perselingkuhan yang sudah berjalan hampir setahun.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tersangka Pembunuhan Korban Pembunuhan Pelaku Pembunuhan Polda Jabar Kabid Humas Polda Jabar Erlangga Polresta Bandung Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Jika Gelar Aksi, Ini Harapan Kapolda Jabar kepada Para Buruh

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi