Live Stream Bandung 132 TV


Begini Cara Disparbud Jabar Pulihkan Sektor Pariwisata

Diketahui pariwisata merupakan sektor yang paling terasa dampaknya saat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik. (Foto: Rian/JabarNews)

"Seminggu kemarin survei ke lapangan, ada beberapa pemerintah daerah yang sudah menyiapkan teknis untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat hingga sanksi atau pembatasan kapasitas dan lain lain. Tapi, pariwisata di beberapa daerah mungkin nanti setelah 14 juni bergantung pada tren kasus," jelasnya.

Dedi menyebut, Kabupaten Pangandaran sudah membuka tempat wisata pada 5 Juni 2020. Tapi ada banyak syarat yang harus dipenuhi. Wisatawan yang masuk ke Pangandaran harus punya surat sehat dan rapid tes. Semua pelaksanaannya akan dievaluasi secara menyeluruh.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Covid-19 di Jabar Sudah Capai 5 Juta Penduduk

Vaksinasi di Purwakarta Sasar Kalangan Muda Naungan KNPI dan Karang Taruna



"Pola ini akan diadopsi oleh Pemerintah di Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut namun masih dalam pembahasan. Pemerintah Kabupaten Subang masih belum memutuskan kapan pariwisatanya dibuka. Sedangkan di Kabupaten Bandung Barat baru memulai kesepakatan sanksi antar pelaku wisata dan bupati," paparnya.

Di lain pihak, lanjut Dedi, rencana pembangunan sektor pariwisata yang menjadi program strategis di Jabar harus dihentikan sementara dan dilanjutkan pada tahun depan. Ia mencontohkan salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan di Pangandaran.

"Pangandaran yang sedang berjalan pembangunannya, di 2021 diprioritaskan kembali untuk diselesaikan pembangunannya. Geopark Ciletuh juga akan dilanjutkan di tahun 2021," ujar Dedi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pemulihan Pariwisata Terdampak Corona Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Jabar New Normal Adaptasi Kebiasaan Baru Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi