Kemenhub Hapus Batasan 50% Jumlah Penumpang, Syaikhu Ingatkan Hal Ini

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia setiap hari terus meningkat.

Ahmad Syaikhu, Anggota F-PKS DPR RI. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Penghapusan batasan jumlah penumpang oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selama pandemi, mendapat kritikan dari Ahmad Syaikhu. Anggota F-PKS DPR RI itu mengingatkan, wabah Covid-19 belum selesai yang dibuktikan dengan grafik yang belum melandai.

"Saya ingatkan kepada Kemenhub, wabah ini belum selesai. Grafik belum juga melandai. Jangan hapus batasan jumlah penumpang," tegas Syaikhu, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga:

Penandatanganan PSO, Kemenhub Minta Layanan Publik Ditingkatkan

PKS-Gerindra, Sekutu yang Sering Tidak Sejalan



Anggota Komisi V itu memaparkan, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia setiap hari terus meningkat. Bahkan penambahan jumlah kasus baru masih pada kisaran 700-900 kasus per harinya.

Pada Selasa (9/6/220) saja, tercatat rekor kasus baru, yaitu sebesar 1.043 kasus dalam sehari. Di sisi lain angka kesembuhan masih sekitar 500 kasus per harinya. Sehingga saat ini Indonesia masih "surplus" kasus Covid-19, dan belum menunjukkan adanya tanda-tanda penurunan yang signfikan.

"Angka-angka ini secara jelas menunjukkan pandemi terus berlangsung. Tidak ada penurunan kasus," ujar Syaikhu.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kemenhub Kasus Covid-19 Ahmad Syaikhu New Normal Fraksi PKS DPR RI Aturan Jumlah Penumpang Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Ahmad Syaikhu Menilai Kabupaten Bekasi Wajib Miliki Wakil Bupati

Diskon Dihapus Kemenhub, Driver Online Khawatir

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi