Driver Ojol Bisa Angkut Penumpang Lagi, Tapi Harus Pakai Ini

Saat ini Gojek masih melakukan uji coba pada ratusan mitranya.

Sekat pembatas antara driver ojol dengan penumpang. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sempat dilarang membawa penumpang selama periode PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), driver ojek online (ojol) kini diperbolehkan kembali membawa penumpang di masa PSBB transisi DKI Jakarta. Namun ada protokol kesehatan yang harus dilakukan sesuai imbauan Garda (Gabungan Aksi Roda Dua) Indonesia, yakni dengan memasang partisi (penyekat ojol), yang memisahkan pengemudi dan penumpang.

Gojek sebagai salah satu aplikator transportasi online, mengatakan belum menerapkan penuh soal keharusan penggunaan partisi ini, dan masih melakukan uji coba pada ratusan mitranya.

Baca Juga:

Gojek Berkomitmen Sejahterakan Mitra serta Partner UMKM GoFood

GrabFood Jadi Platform Pesan Antar Makanan Terbaik Asia Tenggara



"Khusus untuk Go-Ride, saat ini kita masih dalam tahap uji coba. Jadi ada ratusan jumlah sekat yang mulai kita roll-out (sediakan-Red) untuk uji coba di beberapa kota utama kita," kata SVP Transport Marketing Gojek, Monita Moerdani, dalam diskusi virtual, Rabu (10/6/2020).

Berbeda dengan Go-Ride, untuk layanan taksi online Gojek (Go-Car) sebagian besar sudah menggunakan perangkat partisi tersebut. 

"Untuk Go-Car sudah ada sekat pelindungnya dan sudah lolos uji coba di tahap sebelumnya," jelas Monita.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Driver Ojol Grab Gojek Larangan Bawa Penumpang New Normal Adaptasi Kebiasaan Baru Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Gojek Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

Gojek Bersama Baznas Mudahkan Pengguna GoTix Berkurban

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi