Simak, Ini Info Terbaru Soal Penggunaan Dana Desa

Harapanya program dana desa yang telah berjalan kurang lebih 4-5 tahun ini menemukan jati diri yang sebenarnya.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Dana desa merupakan stimulus yang diharapkan mampu mengubah dan memperlancar roda pembangunan ekonomi pinggiran.

Dana desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga:

Direktur PMD: Jadikan Jambore sebagai Sarana Menempa SDM Pendamping Desa

Direktur PMD: Kawal Dana Desa Agar Sesuai Harapan Masyarakat



Namun selama ini kebijakan tersebut diputuskan secara terpusat dan diimplementasikan seragam ke semua desa. Padahal desa yang satu dengan desa lainnya memiliki karakteristik yang berbeda.

Untuk itu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan pihaknya bakal meninjau kembali skala prioritas penggunaan dana desa.

“Memang harus dilakukan perubahan paradigmatik di mana enggak mungkin lagi kebijakan Kemendes yang mengatur prioritas penggunaan dana desa hanya dalam bentuk sifat yang umum, berlaku untuk seluruh desa di Indonesia sebanyak 74.953 desa dengan varian yang sangat banyak. Sama-sama desa tapi ketika kita bicara desa di Jogja, desa di Jepara, desa di Papua tentu masing-masing punya karakteristik yang berbeda-beda,” ungkap Abdul dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/6/2020).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Dana Desa Pengunaan Dana Desa Menteri Desa Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

DPMdes Dorong Desa Menjadi Mandiri

Kemendesa PDTT Bersinergi dengan Kementan di Jawa Barat

Program Dana Desa Harus Dalam Pengawasan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi