aqua

Soal RUU HIP, Ini Tanggapan Tegas PBNU

Pancasila tidak bisa diatur oleh peraturan perundang-undangan yang lebih rendah.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj melalui konferensi pers virtual hari ini, Selasa (16/6/2020). (Foto: Youtube/NU Channel)

JABARNEWS | JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan Pancasila sebagai staatsfundamentalnorm, hukum tertinggi atau sumber dari segala sumber hukum, yang termaktub di dalam Pembukaan UUD 1945 tidak butuh penafsiran lewat pembentukan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Pancasila sebagai kesepakatan final tidak membutuhkan penafsiran lebih luas atau lebih sempit dari penjabaran yang sudah dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945 beserta situasi batin yang menyertai rumusan finalnya pada 18 Agustus 1945," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj melalui konferensi pers virtual yang disiarkan langsung di akun youtube Nu Channel hari ini, Selasa (16/6/2020).

Baca Juga:

Alhamdulillah, Akhirnya Pemerintah Tunda RUU HIP

RUU HIP Ditolak Ramai-ramai, Senator DPD RI Bentuk Timja



Sebagai hukum tertinggi yang lahir dari konsensus kebangsaan, Pancasila tidak bisa diatur oleh peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. Pengaturan Pancasila ke dalam sebuah undang-undang akan menimbulkan anarki dan kekacauan sistem ketatanegaraan.

Ditegaskannya, tidak ada urgensi dan kebutuhan sama sekali untuk memperluas tafsir Pancasila dalam undang-undang khusus. Pancasila sebagai Philosophische Grondslag dan Staatsfundamentalnorm merupakan pedoman yang mendasari platform pembangunan nasional.

"Kesalahan yang terjadi di masa lampau terkait monopoli tafsir atas Pancasila tidak boleh terulang lagi," tuturnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : RUU HIP Tanggapan PBNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Pembukaan UUD 1945 Pancasila Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj Polemik RUU HIP Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Tolak RUU HIP, Banom NU: Tidak Memiliki Urgensinya

Ramai Penolakan Soal RUU HIP, ANNAS Buka Suara

MUI Se-Indonesia Keluarkan Maklumat Soal RUU HIP, Ini Isinya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi