Soal Data Penerima Bansos, Ini Instruksi Mendagri untuk Kepala Daerah

Data yang ada di tingkat pusat ini berlaku secara bottom up.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mempercepat data penerima bantuan sosial (bansos) akibat pandemi Covid-19. Dia menjelaskan hal tersebut bertujuan untuk pendistribusian dana bantuan lebih mudah disalurkan.

"Kami minta rekan-rekan kepala daerah untuk laksanakan validasi data. Ini persoalan karena data yang ada di tingkat pusat ini berlaku secara bottom up. Jadi data yang berasal dari bawah, dari desa ke kelurahan, naik ke kecamatan, naik ke tingkat 2 kabupaten/kota provinsi baru naik ke tingkat pusat dalam proses ini tentu butuh koordinasi cepat," kata Tito dalam siaran telekonference bersama awak media, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga:

Banyak Provinsi Tak Miliki Anggaran Peningkatan Kapasitas Kades

Sekda Kota Bandung Menilai Objektif Soal Gugatan Benny Bachtiar



Dia menegaskan kepada Pemda untuk sungguh-sungguh menjalankan validasi agar penerima bansos tepat sasaran. Apalagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan karena terdampak Covid-19.

"Ini problem karena menyangkut 548 pemda kota dan kabupaten, provinsi, kecamatan jumlahnya lebih dari 6000 dan menyangkut desa yang jumlahnya lebih dari 70 ribu. Sekali lagi tidak gampang, tapi ini semua bekerja keras," ungkap Tito.

Selain melakukan validasi, Tito juga meminta kepada kepala daerah melakukan sinkronisasi data.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Mendagri Menteri Dalam Negeri Instruksi Mendagri Tito Karnavian Data Penerima Bansos Bansos Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Siap-siap.. Pilkada Serentak 2020 Bakal Digelar di 270 Daerah

Pendatang Baru Pasca Lebaran Diharapkan Mengurus KTP

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi