Info Penting Dari Menkeu untuk PNS, Polisi dan TNI

Tahap kedua, kewajiban iuran berlaku untuk pegawai BUMN dan terakhir adalah perusahaan swasta dan peserta mandiri.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan program iuran tabungan perumahan rakyat (Tapera) akan diimplementasikan secara bertahap mulai 2021. Pada tahap pertama nanti, Tapera bakal berlaku untuk PNS, Polisi, dan TNI.

"Yang mana PNS juga telah memiliki iuran Bapertarum," ujar Sri Mulyani dalam lembar pidatonya yang dibacakan saat rapat paripurna masa sidang keempat DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (18/6/2020).

Baca Juga:

Sri Mulyani: Presiden, Wapres dan Pejabat Negara Tak Dapat THR

Pemerintah Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Pasien Corona



Adapun pada tahap kedua, kewajiban iuran berlaku untuk pegawai BUMN dan terakhir adalah perusahaan swasta dan peserta mandiri. Ia memastikan, pihak swasta dan mandiri diberikan kemudahan untuk bergabung dalam program Tapera untuk periode 7 tahun mendatang.

Dengan begitu, tutur Sri Mulyani, pihak swasta memiliki fleksibilitas untuk bergabung dengan Tapera hingga 2028. Lebih lanjut, ya menyebut bahwa Tapera berbeda dengan sistem jaminan kesehatan nasional (JKN).

"Iuran Tapera berbeda dengan iuran JKN karena Tapera adalah tabungan, maka kelak dana tersebut akan dikembalikan kepada peserta disertai dengan hasil pemupukannya," ujar Sri Mulyani.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Info Penting Menkeu Menteri Keuangan Sri Mulyani Tabungan Perumahan Rakyat Iuran Tapera Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kabar Baik Di Tengah Pandemi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

Buat Hati Sumringah, PPPK Juga Akan Dapat Gaji ke-13 dan 14

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi