Soal PKI, Ini Jawaban Tegas Presiden Jokowi

Pemerintah tidak ragu-ragu mengenai hal itu.

Presiden Jokowi. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjawab keresahan sejumlah kelompok masyarakat ihwal hilangnya TAP MPRS Nomor 25/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dalam draf Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Menurut Jokowi, pemerintah tidak tahu-menahu soal draf RUU inisiatif DPR tersebut. Namun, kata dia, pemerintah tidak akan membiarkan Tap tersebut dihilangkan.

Baca Juga:

Rieke Diah Pitaloka Berharap Presiden Kabulkan Amnesti Baiq Nuril

Presiden Jokowi Perintahkan Mendikbud Evaluasi Sistem Zonasi PPDB



"Saya kira sudah jelas sekali Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966, juga payung hukum yang tertinggi sudah ada. Undang-Undang Nomor 27/1999 juga ada," ujar Jokowi seperti dikutip dari Setkab.go.id, Jumat (19/6/2020).

Jokowi mengatakan, pemerintah berkomitmen penuh untuk menutup pintu terhadap paham komunisme di Indonesia. Payung hukum terhadap hal tersebut juga disebut oleh Presiden sudah sangat kuat dan tidak ada keraguan terhadapnya.

"Sudah jelas bahwa PKI dan seluruh ajarannya dilarang di negara kita. Saya kira pemerintah tidak ragu-ragu mengenai hal itu," ujar Jokowi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kebangkitan PKI Jawaban Presiden Presiden Jokowi TAP MPRS Pembubaran PKI RUU HIP Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kebijakan Insentif Pajak Tinggal Diteken Presiden

Ini 4 Usulan KADIN-HIPMI Kepada Presiden

Presiden Jokowi Pimpin Pemakaman Ibu Ani Yudhoyono

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi