Nah Loh! Angka Kemiskinan Di RI Tembus 28 Juta Akibat Corona

Pandemi Corona berpotensi menambah angka kemiskinan di Indenesia sebanyak 4 juta orang

Potret kemiskinan di Indonesia. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG -  Pemerintah mengumumkan angka kemiskinan di Indonesia akan meningkat tinggi bahkan berpotensi angkanya kembali seperti pada tahun 2011. Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan pada tahun 2011 sebanyak 30,12 juta jiwa atau 12,49% populasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan potensi peningkatan angka kemiskinan ini hanya disebabkan oleh pandemi COVID-19. Pandemi virus Corona (Covid-19) berpotensi menambah jumlah angka kemiskinan di Indonesia hingga  ke level dobel digit.

Baca Juga:

Peneliti ITB: Kasus Covid-19 Berakhir pada Pertengahan April

Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Jadi 7 Orang



Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, angka kemiskinan Indonesia akibat pandemi COVID-19 berpotensi menjadi 10,63% atau kembali ke level dobel digit.

“Tanpa intervensi, tingkat kemiskinan bisa mencapai 10,63%, naik 4 juta orang dari 24 juta menjadi 28 juta,” kata Suharso di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan berada di level 9,22% per September 2019. Angka itu menurun sebesar 0,19% dari posisi Maret 2019 dan 0,44% dari kondisi September 2018. Jika dilihat dari jumlahnya, pada September 2019 masih terdapat 24,79 juta orang miskin di Indonesia.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Angka Kemiskinan Pandemi Corona Dampak Corona Angka Kemiskinan Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

KAA Dibatalkan, Begini Respon Ridwan Kamil

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi