Soal Usulan IPDN Jadi Swasta, Ini Jawaban Tegas Kemendagri

Pengusul gagasan itu sebagai orang yang tak mengerti sejarah pemerintahan Indonesia.

Ilustrasi- Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Daerah Negeri (IPDN). (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menolak usulan Anggota Komisi II DPR RI, Wahyu Sanjaya terkait perubahan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) menjadi lembaga swasta karena menyedot anggaran hingga Rp539 miliar.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar Baharudin mengatakan usulan tersebut tendensius. Bahtiar menuding pengusul gagasan itu sebagai orang yang tak mengerti sejarah pemerintahan Indonesia.



"Pernyataan tersebut adalah orang yang tak paham sejarah pemerintahan daerah Indonesia," kata Bahtiar lewat pesan singkat dilansir dari laman CNNIndonesia.com, Kamis (25/6/2020).

Bahtiar menyayangkan Wahyu menyebut IPDN hanya menghabiskan anggaran tanpa prestasi. Menurutnya, politikus Partai Demokrat itu tidak memahami filosofi pamong praja.

Ia menjelaskan saat Indonesia merdeka, birokrasi pemerintahan belum terbangun. Praja lulusan IPDN, kata dia, yang berjasa membangun birokrasi tersebut hingga saat ini.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Institut Pendidikan Dalam Negeri Usulan IPDN Jawaban Kemendagri Anggota Komisi II DPR RI Wahyu Sanjaya Bahtiar Baharudin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Sejarah IPDN Pamong Praja Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi