Bogor Kembangkan Urban Farming, Bisa Manfaatkan Lahan Sempit

Urban farming dapat memenuhi atau membantu mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari

Ilustrasi, program pertanian perkotaan atau urban farming. (foto: Net)

JABARNEWS | BOGOR - Saat ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bogor tengah membina 24 lokasi sebagai program pertanian perkotaan atau urban farming.

"Ketahanan Pangan yang telah berjalan, umumnya adalah menanam sayur-mayur," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Bogor, Anas S Rasmana, dikutip dari antara, Kamis (25/06/2020)

Baca Juga:

Terhambat Pembebasan Lahan, Jalan Layang di Bogor Terancam Molor

BPTJ Menetapkan Baranangsiang Jadi Stasiun Akhir LRT



Melalui urban farming, kata dia, dapat memenuhi atau membantu mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari, seperti sayur-mayur, buah-buahan, maupun empang ikan, peternakan ayam, dan peternakan kambing.

Ia mengatakan program urban farming ini dinilai sangat mudah untuk dilaksanakan oleh warganya, pasalnya lokasi yang digunakan ini, kata dia, bisa memanfaatkan lahan sempit di atap rumah dan bahkan di dinding rumah.

Meski demikian, kata dia, program urban farming dikembangkan dengan beberapa pertimbangan, di antaranya adalah, memanfaatkan lahan marjinal di sekitar rumah atau lahan kosong yang tidak dimanfaatkan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemkot Bogor Kota Bogor urban Farming Jabarnews berita Jawa Barat berita Terkini

berita terkait

Muliakan Pejalan Kaki, PKL di Bogor Ditertibkan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi