Ketua KPK Diadukan Atas Dugaan Langgar Kode Etik

Dalam peraturan yang dikeluarkan dewan pengawas, insan KPK dilarang gaya hidup hedonisme.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK atas dugaan melanggar kode etik. Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu dilaporkan oleh Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) lantaran diduga menumpagi helikopter mewah milik perusahaan swasta.

Dewan Pengawas KPK mengaku telah menerima laporan tersebut. Bahkan, Ketua Dewan Pengawas Tumpak Hatorangan Panggabean menyebut pihaknya tengah menindaklanjuti aduan dari MAKI tersebut.

Baca Juga:

Ampun! Bupati Indramayu Kena OTT KPK

Sempat Mangkir, Eks Gubernur Jabar Kembali Diperiksa KPK



Tumpak mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk menemukan dugaan pelanggaran etik Firli. Tumpak berjanji dalam waktu dekat akan memanggil dan memeriksa mantan Deputi Penindakan KPK itu.

"Pengaduan itu sudah kami terima dan Dewan Pengawas KPK sudah tugaskan tim untuk melakukan identifikasi fakta-fakta lebih lanjut. Klarifikasi juga sudah mulai dilakukan hari ini. Karena yang diadukan adalah Ketua KPK, tentu pihak yang diadukan juga akan diklarifikasi oleh Dewas," kata Tumpak, Kamis (25/6/2020).

MAKI mengadukan Firli atas dugaan melanggar kode etik lantaran insan KPK, dalam hal ini juga termasuk pimpinan lembaga antirasuah dilarang bergaya hidup mewah. Dalam peraturan yang dikeluarkan dewan pengawas, insan KPK dilarang gaya hidup hedonisme.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Tags : Ketua KPK Firli Bahuri Komisi Pemberantasan Korupsi Pimpinan KPK Langgar Kode Etik Dewan Pengawas KPK MAKI Jabarnews Berita Jawa Barat Hidup Mewah

berita terkait

Waduh! Rencana Revisi Undang-Undang KPK Kisruh

Menunggu Aksi Pimpinan KPK Baru

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi