aqua

Selama Pandemi, Janda Di Kota Bandung Bertambah 1.355

Jumlah gugatan cerai yang masuk ke PA Bandung, justru menurun selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum wabah.

Ilustrasi- Gugatan perceraian ciptakan janda baru. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sebanyak 1.355 perempuan di Kota Bandung menjadi janda selama pandemi virus corona atau Covid-19. Angka itu terhitung sejak Maret hingga Juni 2020.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Bandung, Acep Saifuddin mengatakan mereka memutuskan berpisah dari suaminya karena faktor ekonomi yang semakin terpuruk akibat wabah corona. Jumlah janda itu berdasarkan 1.449 gugatan perceraian yang didaftarkan ke PA Bandung.

Baca Juga:

Band Metal Asal Bandung Luncurkan Single Singgung Covid-19

Materi Manasik Haji Dilakukan Secara Online Selama Pandemi Covid-19



Jumlah gugatan pada Maret 2020 sebanyak 433, April 103, Mei 207, dan Juni sampai Rabu 24 Juni 2020 mencapai 706.

"Dalam satu bulan, rata-rata yang putus atau resmi bercerai di atas seratus pasangan. Total yang sudah diputus atau resmi bercerai 1.355 pasangan," kata Acep Saifuddin di PA Bandung, dilansir dari laman inews.id, Jumat (26/6/2020).

Acep mengatakan, jumlah gugatan cerai yang masuk ke PA Bandung, justru menurun selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum wabah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pandemi Covid-19 Janda Baru Pengadilan Agama Bandung Ketua PA Bandung Acep Saifuddin Gugatan Perceraian Gugat Cerai Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Inilah Cara Mendapatkan Kartu Sembako

PGRI Ciamis Bantu Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid-19

Kabar Baik Di Tengah Pandemi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi