aqua

Perusahaan di Garut Belum Pekerjakan Seluruh Karyawan, Berikut Penjelasnya

Ada sekitar 100 ribuan karyawan lokal yang harus mematuhi aturan protokol kesehatan.

Ilustrasi, karyawan yang tengah bekerja. (Foto: Net)

JABARNEWS | GARUT - Pemerintah sudah kembali memberlakukan adaptasi kebiasaan baru bagi beberapa kegiatan masyarakat, termasuk industri di tengah masih adanya wabah COVID-19.

Masih banyak perusahaan dari berbagai sektor di Kabupaten Garut belum meperkerjakan karyawan. Hal itu terjadi karena dinilai masih pentingnya alasan aturan kesehatan.

Baca Juga:

Inilah Daftar Lengkap Daerah Yang Dijaga TNI-Polri Saat New Normal

Ini Dia Skenario The New Normal Ala Pemprov Jabar



"Belum semuanya bisa mempekerjakan karyawan, dari 711 perusahaan, ada sekitar 100 ribuan karyawan lokal yang harus mematuhi aturan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah itu," ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat, Jumat (26/06/2020).

Ia menambahkan, sistem kerja di perusahaan tersbut masih menetapkan sistem shift belum seluruhnya full memfungsikan karyawannya, kata dia, bahkan masih banyak karyawan yang dirumahkan.

Ia menegaskan, perusahaan harus patuh dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19, seperti menjaga jarak, tidak berkerumun dan mamakai masker di lingkungan kerja.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemkab Garut Perusahaan Lokal garut New Normal sektor Industri Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Dalam Era Normal Baru, Karyawan Tidak Boleh Lelah Lho!

Sering Digaungkan Pemerintah, Apa Itu New Normal?

Ridwan Kamil: Tatanan Normal Baru Di Jabar Harus Berbasis Data

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi