Penting! Baca Ini Dulu Sebelum Jadikan Uang Asli Jadi Mahar Pernikahan

Bank Indonesia menyatakan menggunakan uang, terutama pecahan kertas sebagai mahar pernikahan sama saja dengan ”menyiksa” uang.

Ilustrasi- Uang asli dijadikan mahar pernikahan. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Mahar pernikahan berupa uang asli baik koin atau pun kertas sesungguhnya dilarang. Bank Indonesia menyarankan calon pengantin menggunakan uang mainan untuk mahar pernikahan.

Melalui akun Facebook resminya Bank Indonesia menyatakan menggunakan uang, terutama pecahan kertas sebagai mahar pernikahan sama saja dengan ”menyiksa” uang. Apalagi ketika mahar itu dibuka satu per satu tak ayal uangnya menjadi lecek bahkan berisiko sobek.

Baca Juga:

BI: Indonesia Harus Waspada Dampak Coronavirus Disektor Ekonomi

Pelantikan Kepala Perwakilan BI Jabar yang Baru



Larangan ini tercantum dalam Pasal 25 UU Nomor 7/2011 tentang Mata Uang. Pasal itu memang tidak secara tegas mengatur mengenal larangan Rupiah untuk mahar pernikahan.

Namun, di ayat (1) disebutkan setiap orang dilarang merusak, memotong, menghancurkan, dan atau mengubah rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara.

Sedangkan di ayat (2) disebutkkan setiap orang dilarang membeli atau menjual Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan atau diubah. Terakhir, ayat (3), setiap orang dilarang mengimpor atau mengekspor Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan atau diubah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Uang Asli Mahar Pernikahan Bank Indonesia Uang Mainan Mata Uang Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Emil Minta Terjemahkan Bahasa Statistika BI Jabar

DPRD Jabar: Akselerasi Investasi Stabilkan Perekonomian

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar Tutup Usia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi