Gak Sabar Mau Mendaki Gunung? Sebaiknya Baca Info Ini Dulu

Pendakian gunung masuk dalam kategori olahraga dengan intensitas infeksi virus sedang hingga tinggi.

Ilustrasi pendakian gunung. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sebelum memutuskan mendaki gunung, seseorang disarankan untuk melakukan test swab (metode PCR).

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dari Royal Sports Performance Centre, Sophia Hage, tes swab ini penting mengingat pendakian gunung masuk dalam kategori olahraga dengan intensitas infeksi virus sedang hingga tinggi.

Baca Juga:

TPDI Meminta Kapolri Bebaskan Mahasiswa Papua

PT KAI Daop 3 Cirebon Bagikan Goodie Bag Pada Hari Pelanggan Nasional



“Swab metode PCR dianjurkan karena kita tahu rapid itu tidak akurat apa lagi jika dilakukan hanya satu kali, karena rapid ini hanya menilai anti bodi,” kata Sophia dalam webinar Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) bertajuk “Mendaki Gunung Aman dan Sehat di Masa Pandemi”, baru-baru ini.

Oleh karena itu, untuk mencegah penyebaran terjadi pada saat pendakian, ia sarankan para pendaki melakukan swab metode PCR.

Namun, ia menyadari, orang sangat sulit untuk memilih swab test karena harga yang harus dikeluarkan tidak sedikit untuk melakukan tes.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Mendaki Gunung Persyaratan Pendakian Dokter Spesialis Olahraga Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Adu Kuat Dukungan Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi