PSSI Persilahkan Klub Potong Gaji, Bagaimana Nasib Persib Bandung?

Tim Liga 1 boleh menggaji pemain dan pelatihnya 50 persen dari kontrak, sementara untuk Liga 2, 60 persen dari nilai kontrak.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - PSSI memberlakukan force majeure kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 akibat pandemi Virus Corona. Ini merupakan hasil dari jajak pendapat dengan seluruh klub. Sekaligus menanggapi status darurat Virus Corona dari Pemerintah Republik Indonesia hingga 29 Mei mendatang.

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/III/2020 terkait hal ini. PSSI mempersilakan klub-klub Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 memangkas gaji pemain dan pelatih dalam lanjutan kompetisi yang dimulai Oktober 2020 di tengah pandemi.

Baca Juga:

Persib Masih Tunggu Keputusan PSSI

Soal Perekrutan Yamashita, Manajemen Persib Serahkan Keputusan Pada Radovic



SKEP/53/VI/2020 yang ditandatangani Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyatakan tim Liga 1 boleh menggaji pemain dan pelatihnya 50 persen dari kontrak, sementara untuk Liga 2, 60 persen dari nilai kontrak.

“Jadi silakan klub serta pelatih dan pemain berdiskusi. Situasi pandemi membuat pemasukan klub tidak seperti biasa seperti kemungkinan tidak ada penonton di stadion,” kata Iriawan, Minggu (28/6/2020) malam.

Menurut Iriawan, sebelum mengeluarkan surat keputusan itu, PSSI sudah berdiskusi dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Persib Bandung Pandemi Corona Covid-19 PSSI Pemotongan Gaji Pemain Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Adaptasi, Gelandang Persib Dedi Kusnandar Mulai Berlatih

Umuh: Yamashita Belum Resmi Direkrut Persib

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi