Manggung di Pamijahan, Sang Raja Dangdut Bakal Kena Sanksi PSBB Gak Ya?

Selain itu akan digelar rapid tes massal di sekitar lokasi tersebut

KApolres Bogor Bersama Bupati Bogor, Ade Yasin (Foto: Net)

JABARNEWS | BOGOR - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor berencana akan mengatur jadwal untuk melakukan rapid tes secara massal, kepada masyarakat yang hadir pada acara konser khitanan seorang tokoh di Kecamatan Pamijahan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin merasa kecolongan atas acara konser Rhoma Irama yang dilaksanakan oleh seorang tokoh di Kecamatan Pamijahan yaitu, Surya Atmaja.

Baca Juga:

Polisi Panggil Rhoma Irama Soal Aksi Manggung di Acara Khitanan

Sungguh Terlalu! Ade Yasin Anggap Rhoma Ingkar Janji



“Iya, kan ngomongnya gak jadi tapi tiba-tiba datang. Katanya sih sebagai tamu, tapi kalau sebagai tamu tidak harus tampil sehingga mengundang kerumunan orang ya. Kita tau lah, siapa sih yang ga fans, tapi ketika tampil menyanyikan lebih dari satu lagu, kan itu namanya show juga ditambah ada penyanyi-penyanyi yang lain. Jadi kami kecewa tidak komitmen dengan baik, antara penyelenggara maupun pengisi acara,” tegasnya.

Sudah jelas melanggar Peraturan Bupati (Perbup) nomor 35 tahun 2020, Pemkab Bogor tak berani mengambil sanksi tegas kepada penyelenggara konser Raja Dangdut yaitu Rhoma Irama dan Rita Sugiarto di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.

Bunyi dalam perbup nomor 35 tahun 2020 sendiri yang mengatur berbagai macam ruang lingkup, yaitu level kewaspadaan daerah, penetapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) Proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah, serta protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Rhoma Irama Konser Rhoma Irama Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor PSBB Proporsional Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Rhoma Irama Sukses Rilis Lagu Corona

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi