aqua

Pandemi Covid-19, Angka Ibu Hamil di Purwakarta Menurun, Kok Bisa?

Pada Januari 2020 tercatat ada 7.200 kehamilan. Sedangkan pada akhir Mei 2020 angka kehamilan hanya mencapai 6.800 atau ada selisih 400.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika saat pelayanan KB gratis dalam peringatan Harganas ke-27. (Foto: Gin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pada momentun Harganas tahun 2020, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengapresiasi kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta yang turut menyukseskan pelayanan sejuta akseptor yang digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

"Pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) kemarin target Purwakarta adalah 11.000 akseptor. Untuk itu, pelayanan KB gratis serentak dilaksanakan di 20 Puskesmas," ungkap Ambu Anne, panggilan akrab bupati, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga:

DPPKB Purwakarta Bersama Kodim 0619 Wujud Sinergitas Pengelola KB

Meriahkan Harganas ke-26, DPPKB Purwakarta Gelar Aneka Lomba



Yang istimewa pada peringatan Harganas kemarin, sambung Anne, selama masa Pandemi COVID-19 dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jumlah angka kehamilan di Purwakarta tidak mengalami kenaikan.

"Bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, justru angka kehamilan tahun ini lebih sedikit. Artinya, masyarakat Purwakarta ini cerdas dan memahami kondisi saat pandemi seperti sekarang ini," papar Ambu Anne.

Terpisah Kepala DPPKB Nurhidayat, menyebutkan, bila melihat data statistik pada Januari 2020 tercatat ada 7.200 kehamilan. Sedangkan pada akhir Mei 2020 kemarin angka kehamilan hanya mencapai 6.800 atau ada selisih 400.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Hari Keluarga Nasional DPPKB Purwakarta BKKBN PSBB Transisi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pesan Sekdis DPPKB Kabupaten Purwakarta di HAN 2019

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi