aqua

Seorang Tersangka Dugaan Suap RTH Kota Bandung Ditahan KPK

KPK menduga, terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp69 miliar dari realisasi anggaran sekitar Rp115 miliar.

KPK tahan tersangka perkara pengadaan ruang terbuka hijau Bandung Tahun 2012-2013. (Foto: kpk.go.id)

JABARNEWS | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan seorang tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan ruang terbuka hijau Kota Bandung tahun anggaran 2012-2013, DSG. Dia turut dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan rompi tahanan.

“Untuk kepentingan penyidikan, KPK juga melakukan penahanan tersangka kepada DSG (Dadang),” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2020)

Baca Juga:

Rentan Waktu 2008-2020, 288 Pegawai KPK Mengundurkan Diri

Puluhan Pegawai KPK Mengundurkan Diri, Ada Apa?



Lili menyampaikan, DSG akan ditahan selama 20 hari ke depan hingga 19 Juli 2020 di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK. Namun, penahanan terhadap DSG terlebih dahulu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sebelum ditahan di Rutan Cabang KPK tersebut.

“Sebagai protokol pencegahan terhadap Covid-19, maka tahanan akan lebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan Cabang KPK pada Gedung ACLC KPK,” tukas Lili.

DSG merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung. DSG diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp 30 miliar dalam proses jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tersangka Suap Ditahan KPK Tahanan KPK RTH Kota Bandung Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar DPRD Kota Bandung DPKAD Kota Bandung Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Penahanan Tersangka Korupsi RTH Pemkot Bandung Diperpanjang

Hasil Kajian KPK 82% Calon Kepala Daerah Didanai Sponsor

Soal Penerapan Jam Malam di Kota Bandung, Ini Kata Legislator

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi