Bagi Pekerja Rumah Tangga Jangan Lupa Baca Ini

Aturan ini akan menunjukkan hadirnya negara melindungi warganya, khususnya PRT.

Ilustrasi- Gedung DPR RI. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat atau Baleg DPR sepakat mengusulkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) menjadi usul inisiatif. Dalam rapat pleno hari ini, seluruh fraksi menyepakati rumusan yang telah dibahas Panitia Kerja (Panja) RUU PRT.

"Salah satu spirit mendasar dalam RUU ini adalah bahwa perlindungan terhadap PRT dalam relasi sosiokultural, bukan hubungan industrialis," kata Ketua Panja RUU Perlindungan PRT Willy Aditya dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2020.

Baca Juga:

Yasona Laoly: Adek-adek Mahasiswa Jangan Terbawa Agenda Politik

Jabatan Selesai, Ini UU Hasil Godokan DPD RI Periode 2014-2019



Willy berujar RUU Perlindungan PRT terdiri dari 12 bab dan 34 pasal. Hal-hal pokok yang diatur di dalamnya, antara lain, soal perekrutan PRT baik secara langsung maupun tidak langsung.

Politikus NasDem ini menjelaskan, ada tujuh pemikiran pokok terkait relasi dan kehidupan profesional PRT yang bergulir selama pembahasan di Panja. Pertama, pengaturan mengenai perlindungan terhadap PRT mengedepankan asas kekeluargaan sebagai nilai yang hidup dalam masyarakat.

Kedua, perekrutan PRT dapat dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung. Perjanjian kerja tertulis hanya diberlakukan pada PRT yang direkrut secara tidak langsung melalui penyalur PRT.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pekerja Rumah Tangga RUU PRT Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Baleg DPR DPR RI Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Inilah Perkembangan Terbaru RUU Cipta Kerja

Refleksi RUU HIP: Komunisme Tidak Pernah Mati

Simak, Tanggapan AHY Soal RUU HIP

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi