Kolaborasi Inovasi Pangan Sangat Penting

Menanam padi merupakan salah satu ketahanan pangan. (Foto: Net)

Penulis: Fatimah Salma

Profesor Zuzy Anna Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan Unpad / Direktur Unpad SDGs Center dalam Webinar Inspirasi Dari Hati dengan tema "Inovasi Industri Pangan : Peluang dan Tantangan" yang digelar Kuningan Knowledge and Innovation Center (KKIC)/Pusat Pengetahuan dan Inovasi Kuningan Minggu, 21/6) melalui media daring mengungkapkan bahwa mengembangkan industri pangan bukan hal yang mudah sehingga membutuhkan dukungan dari seluruh unsur masyarakat dan permasalahannya bukan hanya ketersediaan dan Inovasi pangan semata tapi juga terkait sistemnya sehingga dapat menyejahterakan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga:

Bank BJB Kembali Dipercaya Salurkan KUR

Jelang Kurban, DKPPP Depok Dibantu 65 Mahasiswa IPB



Beliau juga menyatakan bahwa inovasi pangan penting diperhatikan oleh para pemangku kebijakan terutama pemerintah, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang berkelanjutan dengan semangat kolaborasi seperti sudah diarahkan dalam target SDGs (Sustainable Development Goals)/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. (Kuninganmass.com/22/6/2020).

Pertemuan yang digagas oleh Kuningan Knowledge and Innovation Center (KKIC) tersebut sepertinya akan terus digencarkan. Pertemuan yang mengajak meciptakan dan mendorong Inovasi dan berkolaborasi dengan seluruh unsur penting di masyarakat demi mewujudkan kemajuan ekonomi masyarakat ini tidak lepas dari program internasioanal Sustainable development goals (SDGs). Sebagaimana salah satu pembicara nya yaitu ibu Suzy Anna yang merupakan direktur SDGs unpad. Pertemuan ini akan menjadi perantara antara semua unsur dengan pemerintah daerah-pemerintah daerah, yang akan terus mendorong dan mengkawal terealisasinya program rencana aksi global yang sudah tertuang dalam program SDGs.

SDGs adalah suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia dengan fokus untuk mengakhiri berbagai masalah di dunia seperti masalah kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs ini istilah pendahulunya yaitu Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia Tujuan Pembangunan Milenium Yang berakhir pada tahun 2015. SDGs disahkan pada tanggal 25 September 2015 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dimana ada 193 kepala negara yang hadir untuk menandatangani kesepakatan pembangunan global. Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, menghadiri peresmian tersebut yang memiliki prinsip utama Leave No One Behind atau Tidak Meninggalkan Satu Orangpun.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Tags : Ketahanan Pangan Industri Pangan Kungingan Knowledge and Innovation Center Inovasi Pangan Era Disrupsi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita terkini

berita terkait

Banyak Hewan Kurban di Jakarta Dinyatakan Sakit

BPBD: Kekeringan dan Kebakaran Dominasi Bencana di Sukabumi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi