Live Stream Bandung 132 TV


Siswa Miskin Ditolak Sekolah Negeri, Emak-emak Kepung Balaikota Depok

Masih adanya siswa miskin yang ditolak oleh sekolah negeri di Kota Depok tentu sangat bertentangan dengan nilai nilai luhur Pancasila.

Aksi unjuk rasa soal proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB). (Foto: Net)

JABARNEWS | DEPOK – Ratusan orang tua siswa tidak mampu bersama Dewan Kesehatan Rakyat pada Kamis (2/7) melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota di Jalan Margonda.

Mereka menuntut agar proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di Kota Depok dihentikan sementara karena menurutnya banyak siswa miskin di Kota Depok tidak diterima di sekolah negeri di Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga:

Penghujung Ramadhan, Yonarmed 9 Pasopati Kostrad Berbagi Takjil Untuk Pejalan Kaki

Ingat! Warga Kota Bekasi Dilarang Ziarah Kubur Pada Hari Raya Idul Fitri



Roy Pangharapan Ketua DKR Kota Depok di Depok mengatakan masih adanya siswa miskin yang ditolak oleh sekolah negeri di Kota Depok tentu sangat bertentangan dengan nilai nilai luhur Pancasila.

"Banyak anggota DKR Depok yang miskin ditolak di sekolah negeri, baik tingkat SMP maupun SMA dan SMK di Depok. Untuk itu, kami DKR kota Depok hari ini melakukan advokasi dengan mengadakan aksi damai ke perwakilan Dinas pendidikan Propinsi Jawa barat dan Walikota Depok,” katanya.

Berdasarkan pantauan, massa di dominasi oleh kaun wanita. Mereka datang sambil membawa spanduk mereka meminta PPDB Depok diperbaiki. Spanduk yang dibawa bertuliskan 'Tunda Segera PPDB SMA/SMK di Kota Depok', ada juga meminta PPDB SMP Depok ditunda. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'aksi solidaritas DKR Kota Depok, Untuk Siswa Miskin di Kota Depok'.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PPDB PPDB Depok Unjuk Rasa Dinas Pendidikan Depok DKR Kota Depok Walikota Depok Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi