Segera Diproduki Massal, Kalung Anti Corona Belum Dapat Izin BPOM

Produk antivirus dari daun eukaliptus.

Kementan akan memperluas distribusi kalung yang terbuat dari eucalyptus (kayu putih) karena diklaim efektif membunuh virus corona. (Foto: CNNIndonesia)

JABARNEWS | JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim telah berhasil mengembangkan produk antivirus dari daun eukaliptus (eucalyptus). Produk itu disebut bisa membunuh virus influenza hingga virus corona.

Diluncurkan pada Mei lalu, produk tersebut akan dikembangkan dan segera diproduksi massal.

Baca Juga:

Disawer Alat Pertanian, Bupati Majalengka Minta Jangan Asal Seremonial

"Ratu Buah" asal Jabar Dorong Indonesia Jadi Pengekspor Manggis Terbesar Kelima Dunia



Rencana itu dibeberkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo seusai rapat bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Syahrul mengatakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan telah berhasil meneliti antivirus yang tengah dikembangkan dalam bentuk kalung. Hasil tersebut diperoleh setelah dilakukan penelitian terhadap 700 jenis pohon kayu putih yang satu di antaranya disebut terbukti membunuh virus corona.

Kalung tersebut, menurut dia, dapat melumpuhkan 42 persen virus corona saat digunakan 15 menit. Bila dikenakan lebih lama, 30 menit misalnya, kalung itu bisa mematikan 80 persen virus corona dalam tubuh.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5
Tags : Diproduksi Massal Kalung Anti Corona Virus Corona Kementerian Pertanian Izin BPOM Daun Eukaliptus Balitbangtan Kementan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Gedung DPR, Kemendag dan Kementan Digeledah KPK

Temuan BPK Jadi Bukti Banyak Perusahaan Sawit Bermasalah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi