Simak, Ini Batasan Tarif Tertinggi Rapid Test

Tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020.

Ilustrasi- Rapid Test. (Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengatur harga tertinggi rapid test antibodi. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 Tentang Batasan Tarif Tertinggi Rapid Test Antibodi.

"Batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan rapid test antibodi adalah Rp150 ribu," tulis SE yang ditetapkan pada 6 Juli 2020 itu.

Baca Juga:

Larang Iklan Rokok, Pemkab Bekasi Raih Pastika Awya Pariwara dari Kemenkes

Kota Bogor dan Kulon Progo Dinobatkan Daerah Anti Rokok di Indonesia



Dalam ketentuanya, besaran tarif berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test atas permintaan sendiri. Pemeriksaan rapid test harus dilaksanakan tenaga medis yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test harus mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan.

"Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat dan pemberi layanan rapid test antibodi, agar tarif yang ada dapat memberikan jaminan bagi masyarakat agar mudah untuk mendapatkan layanan pemeriksaan rapid test antibodi," tulis SE tersebut.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Biaya Rapid Test Batasan Tarif Kementerian Kesehatan Surat Edaran SE Kemenkes Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Dua Rumah Sakit di Cianjur Ini Turun Kelas

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi