Kabar Gembira untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pemberi kerja maupun pekerja akan mendapatkan keringanan dalam kondisi pandemi.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Foto: Dok. BNPB)

JABARNEWS | JAKARTA - Pemerintah berencana memotong iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk relaksasi terhadap dampak pandemi virus corona. Beleid (aturan) pemotongan itu sedang dalam tahap finalisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam rapat bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Agus Susanto.

Baca Juga:

Salah Satu Anggota DPRD Purwakarta Diduga Terima Aliran Dana PT CPM

Ridwan Kamil: Dukung Wisata Air Jatiluhur Untuk Tingkatkan PAD



"Sudah selesai harmonisasinya (aturan), sudah di Kementerian Sekretariat Negara [Setneg], tinggal ditandatangani oleh Bapak Presiden," ujar Ida dalam rapat, Rabu (8/7/2020).

Ida menjelaskan bahwa pihaknya menginisiasi rencana pemotongan iuran BPJAMSOSTEK untuk memitigasi dampak Covid-19 yang memukul dunia usaha. Pemerintah pun akan memberlakukan pemotongan dan penundaan iuran bagi sejumlah program.

Rencana tersebut telah dibahas oleh Kementerian Ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK, dan pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, pemotongan iuran itu nantinya akan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kabar Gembira BPJS Ketenagakerjaan BPJAMSOSTEK Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Iuran BPJS Ketenagakerjaan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Tragedi KM Mina Sejati, Korban Dilindungi BPJSTK

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi