Live Stream Bandung 132 TV


Rencana Aktifkan Tim Pemburu Koruptor Dikritik KPK, Ini Kata Mahfud MD

Tim pemburu koruptor yang nantinya akan membutuhkan kembali anggaran negara.

Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Mediaindonesia.com)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD beberapa hari lalu sangat semangat untuk mengaktifkan kembali Tim Pemburu Koruptor (TPK). Namun, hal itu berubah usai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyoroti rencana tersebut.

"Ya, saya juga sedang mempelajari dan menimbang sungguh-sungguh untuk menghidupkan lagi Tim Pemburu Koruptor itu. Akan diperpanjang atau tidak, tergantung hasil analisis atas efektifitasnya," katanya di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga:

Kasus Aa Umbara, KPK Periksa Sekda Bandung Barat Jadi Saksi

Menyoal Uang Rp54 Miliar, Putra Mendiang Soeharto Gugat Kemensetneg



Madfud MD menjelaskan, membuat Tim Pemburu koruptor tidak bisa seketika juga, karena perlu Inpres sebagai cantolan. Izin prakarsa untuk membuat Inpres sudah diperoleh oleh Menko Polhukam melalui Surat Mensesneg No. B-30/M. Sesneg/D-1/HK.05.00/01/2020.

"Tapi Inpres harus dibahas lintas lembaga dulu untuk dihitung manfaat dan efektifitasnya," ujarnya.

Dalam hal ini, Mahfud setuju apa yang disampaikan oleh Nawawi. Di mana harus dipelajari terlebih dahulu mengenai rencana pengaktifan TPK.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Tim Pemburu Koruptor Menko Polhukam Mahfud MD KPK Komisi Pemberantasan Korupsi Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi