Mahfud MD Tegaskan Tetap Bentuk Tim Pemburu Koruptor

Adanya penolakan dari KPK merupakan hal yang wajar dalam berdemokrasi.

Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Antara)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan tetap membentuk tim pemburu koruptor meski ditolak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Mahfud, adanya penolakan dari KPK merupakan hal yang wajar dalam berdemokrasi. Penolakan itu pun baru dikatakan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, belum keputusan seluruh pimpinan KPK.

Baca Juga:

Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi Rp 4,4 Miliar Ditangkap Di Limo Depok

KPK: Segera Pecat PNS Koruptor



"Di negara demokrasi apa pun ada pro kontra. Kalau KPK agak kurang setuju, itu kan Pak Nawawi, dan itu bagus. Tapi kalau saya baca, Pak Firli (Ketua KPK) hari ini mendukung. KPK kan banyak orang juga dan itu tandanya demokrasi," kata Mahfud MD saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, hari ini, Rabu (15/7/2020).

Lebih lanjut, Mahfud menuturkan bahwa yang berlaku nanti adalah keputusan rapat resmi KPK.

"Proses nomokrasinya, proses politik tukar opininya itu siapa saja boleh ngomong, itu yang berlaku," terangnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Mahfud MD Tim Pemburu Koruptor KPK Komisi Pemberantasan Korupsi Menko Polhukam Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Lagi, Tindakan Kekerasan Kepada KPK

Ini Kronologi Penganiayaan Pegawai KPK Di Hotel Borobudur Jakarta

Ngantre!... Anggota DPR Kembali Terjerat Kasus Korupsi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi