Soal Temuan BPK, Ahmad Syaikhu Pertanyakan Kinerja Tiga Kementerian

Ada lima penyebab terjadinya temuan, yaitu ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, ketidakhematan, ketidakefisienan, ketidakefektifan, dan kelemahan sistem pengendalian intern.

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu mempertanyakan kinerja tiga kementerian. Pasalnya, banyak temuan yang didapat oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berpotensi merugikan negara.

Tiga kementerian tersebut yakni, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Syaikhu menyampaikan itu dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi V tentang Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Semester (Hapsem) I dan II Tahun 2019 BPK RI.

Baca Juga:

Tak Ada Perpanjangan Penyerahan LHKPN Bagi Anggota DPR Terpilih

Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Resmi Dilantik



Di awal, Politisi PKS itu mengapresiasi perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh ketiga Kementerian tersebut.

"Saya mengapresiasi raihan WTP dari BPK. Pada kementerian perhubungan dan Kementerian Desa PDTT opininya sudah ajeg dalam beberapa tahun. Mudah-mudahan kementerian PUPR ke depan bisa terus mempertahankan opini WTP. Terimakasih atas perjuangannya," kata Syaikhu di Gedung Parlemen, Senayan. Jakarta, Rabu, (15/7).

Tapi menurut Syaikhu, ada beberapa temuan BPK yang perlu disoroti, karena menyangkut kinerja lembaga. Kepada Kementerian PUPR, Syaikhu menyoroti revaluasi aset di atas Rp 5 Miliar, sehingga terjadi kenaikan aset di Kementerian PUPR dari Rp 915 Triliun menjadi Rp 1.896 T. Dengan kenaikan tersebut ada pajak yang harus dibayarkan oleh kementerian PUPR sebesar Rp 98,1 Triliun.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Temuan BPK Ahmad Syaikhu Kinerja Kementerian Anggota DPR RI Kementerian PUPR Kementerian Perhubungan Kemendes PDTT Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Inilah Anggota DPR RI Periode 2019-2024 dari PKB

Anggota DPR Prihatin terkait Insiden Penusukan Wiranto

Dianggap Merugikan, Dedi Mulyadi Berharap Izin PT MSS Dicabut

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi