RUU HIP Diganti RUU BPIP, Ini Kata PBNU

Pancasila dan NKRI adalah bentuk final dalam berbangsa bernegara.

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masih belum menentukan sikap terhadap Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) yang diberikan ke Dewan Perwakilan Rakyat kemarin.

RUU tersebut rencananya merupakan pengganti Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sebelumnya ditolak oleh PBNU dan ormas Islam lainnya.

Baca Juga:

PBNU Protes, Ormasnya Disebut Radikal

Ponpes Al Muhajirin 2 Purwakarta Jadi Lokasi Rapat Pleno PBNU



Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini, mengatakan mempersilakan pemerintah maupun DPR jika memang membutuhkan Undang-Undang terkait BPIP.

"Jika pemerintah membutuhkan payung hukum untuk penguatan badan baru seperti BPIP hal ini kita serahkan kepada pemerintah dan DPR," kata Helmy dilansir dari laman Tempo.co, Jumat (17/7/2020).

Meski begitu, Ia menegaskan tak boleh ada pembongkaran mengenai ideologi Pancasila. Hal ini yang menjadi poin yang paling dipermasalahkan PBNU dan ormas islam lain dalam RUU HIP sebelumnya. Bahkan aksi demonstrasi berjalan di depan Gedung DPR untuk menolak RUU HIP.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pengurus Besar Nahdlatul Ulama RUU HIP RUU BPIP Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

PBNU Minta Pemerintah Mencontoh Arab Saudi Tentang Hal Ini

MUI Se-Indonesia Keluarkan Maklumat Soal RUU HIP, Ini Isinya

Ramai Penolakan Soal RUU HIP, ANNAS Buka Suara

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi