Soal Pengadaan APD untuk Pilkada, Ini Kata Mendagri

Pilkada 2020 sudah memasuki tahapan pencocokan dan penelitian yang harus dilakukan dari pintu ke pintu rumah warga.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan akan mengupayakan payung hukum agar pengadaan alat pelindung diri atau APD protokol Covid-19 untuk keperluan Pilkada 2020 bisa tanpa lelang.

Tito mengaku telah berbicara dengan Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepala Polri, dan Jaksa Agung terkait hal ini.

Baca Juga:

Kapolri Tito: Mesjid Sebagai Sarana Mengendalikan Kewenangan

35 Pati TNI Dan 8 Pati Polri Naik Pangkat, Ini Daftar Lengkapnya



"Saya minta jangan dilakukan lelang, tapi penunjukan langsung," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Pilkada 2020 di Kalimantan Barat yang disiarkan Youtube Kemendagri RI, Minggu (19/7/2020).

Tito beralasan, pengadaan alat-alat kesehatan protokol Covid-19 memerlukan kecepatan. Sebab, Pilkada 2020 sudah memasuki tahapan pencocokan dan penelitian yang harus dilakukan dari pintu ke pintu rumah warga.

Jika lewat lelang, kata Tito, maka pengaadannya akan terlalu lama. Petugas yang melakukan coklit pun menjadi tak terlindungi sehingga riskan tertular Covid-19.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pengadaan APD APD Pilkada Mendagri Tito Karnavian Pilkada 2020 Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pemilih Vs Golput

Tjahjo Kumolo: Isu Server KPU 'Disetting' Tidak Masuk Akal

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi